Jeroan Sapi
Rp. 10.000,- hingga Rp. 15.000,- per porsi
Meski terdengar aneh dan asing, santapan khas kota santri ini cukup populer di kalangan warga sekitar. Penganan satu ini berbahan dasar jeroan sapi yang dibumbui bermacam rempah-rempah. Karena kaya bumbu, “momoh” Kendal rasanya tak perlu diragukan lagi.
“Momoh” memiliki dua macam, yaitu Momoh Goreng dan Momoh Kuah. Momoh Goreng cocok disandingkan dengan soto atau nasi pecel.
Makanan unik ini berasal dari daerah Kaliwungu – Kendal. Meski demikian, olahan jeroan ini banyak ditemukan di kabupaten Kendal.
Konon, menurut cerita warga setempat duluna bahan utama masakan ini adalah jeroan kerbau, dimasak sampai empuk. Kemudian ketika dihidangkan aroma khas jeroan, membuat yang tidak terbiasa banyak yang menolak. Karena itulah para warga menolak dengan berkata “emoh-emoh”, dari sinilah nama “momoh” tercipta. Namun kemudian, setelah dicoba dan terbiasa, lama kelamaan jadi doyan dan ketagihan.
Sedangkan, versi lainnya, “momoh” berasal dari kata Amoh yang artinya dibuat empuk. Hal ini merujuk pada proses masak jeroan yang berlangsung hingga 4-5 jam, hingga hasilnya empuk.